Sunday, November 01, 2009

Titik Kerinduan

Saat kau ada, aku tak sadar betapa berartinya dirimu bagiku; aku lalai mendengarkan pintamu dan abai terhadap keceriaanmu. Terlarut dalam duniaku sendiri yang berpusar menyekapku. Dan ada waktu-waktu yang terlewatkan, jeda-jeda dimana aku tiada ada di sisimu; sibuk akan keinginanku yang egois. Oh betapa aku menyuguhimu cinta nan terpaksa.

Namun sekarang kau tak ada di sini...dan aku mengenal kembali sesungguh-sungguhnya sepi. Dan ruang kosong di hatiku merindukanmu sepenuhnya. Aku mengerti sekarang, engkaulah tempatku bersandar dari kelemahanku; anugerah Tuhan yang diberikan tuk menutupi kekuranganku. Aku hanyalah separuh nafas; dan engkaulah yang mengutuhkanku.

Tunggulah aku; di ujung dunia kita semoga bersua. Di langit biru kan kujemput dirimu. Simpanlah keping rindumu padaku, dan kujaga rasa di hatiku. Meski waktu tak izinkan aku mendekatimu sekarang; aku akan berjuang. Kokohkanlah jiwaku yang rapuh ini sehingga kakiku tegap melangkah menujumu.



Bandung, 2 November 2009 jam 12:36

2 comments:

trafsilo said...

=> Cintailah orang yang menyakitimu,tpi jgan sakiti orang yg mencintaimu,…
=> Sayangi orang yg membencimu,tpi jgan membenci org yg syang ma km,,,cz ng smua org bsa syang ma km.
=> Jadikan CINTA tu sprti kmbang api mskpun singkat tpi smua org mengaguminya,..
=> Jdikan CINTA tu sprti lilin yg rela hancur demi org yg Qt sayangi,..

trafsilo said...

Aku ingin apa adanya
sederhana kan semua bimbang
Aku mau apa adanya
biarkan hati menuntun arah

Aku ingin hujan
yang berawal tetes gerimis
Aku mau senyum
yang sungguh setulusnya

Begitu bermakna
begitu apa adanya